Minggu, 17 Juni 2012

MEMBANGUN KOMITMEN TINGGI


  A.    Pengertian komitmen tinggi

Adalah fokus pikiran diarahkan pada tugas dan usahanya dengan selalu berupaya untuk memperoleh hasil yang maksimal. Seorang wirausaha yang mempunyai komitmen tinggi adalah orang yang mentaati atau memenuhi janjinya untuk memajukan usaha bisnisnya setiap saat pikirannya tidak lepas dari perusahaannya, mereka selalu menggunakan sumber daya secara efisien dan selalu berusaha untuk mendapatkan hasil semaksimal mungkin dengan sumber daya yang minimal.

 

B.      Faktor – faktor yang menunjukkan komitmen tinggi

Menunjukkan komitmen tinggi bukan semata – mata menjual ide saja,melainkan terkait dengan adanya faktor – faktor pendukung yang betul – betul memanfaatkan komitmen tinggi yaitu :
*      Konsisten, tegas dan adil
Kharisma adalah menunjukkan ciri seorang wirausaha yang konsisten,tegas dan fair. Konsisten adalah apa yang bisa dan tidak bisa diharapkan. Fair dan tegas adalah meningkatkan respek dan kharisma wirausaha.
*      Suritauladan
Wirausaha yang memiliki kharisma,tidak hanya memimpin dan memeriksa atau memberi petunjuk dari jauh,tetapi mempraktekan apa yang dibicarakan dan disampaikan dengan memberi contoh kehadiran, tidak pernah terlambat, selalu konsisten terhadap keputusannya, bijaksana dan tegas, memiliki kemauan untuk menerima saran atau kritik dari bawahannya.
*      Konsentrasi pada manusia
Seorang wirausaha harus fokus pada manusia, dengan memperhatikan masalah, keinginan dan perkembangan bawahannya. Dengan demikian karyawan akan bergairah dan senang mendapat tugas sekecil apapun serta selalu berusaha untuk menyelesaikan tugas tersebut.

Untuk dapat menjadi calon wirausaha yang memiliki komitmen tinggi dan tangguh, maka siswa perlu memahami beberapa unsur penting yang harus selalu dikembangkan, yaitu :
  1. Unsur pengetahuan
Adalah salah satu unsur yang mencerminkan tingkat penalaran seseorang yang biasanya ditentukan oleh tingkat pendidikan seseorang. Cara peningkatan pengetahuan antara lain banyak membaca, bersekolah, rajin mengikuti kursus, banyak bertanya dan memiliki semangat keingintahuan akan sesuatu hal,dsb.
  1. Unsur ketrampilan
Adalah cerminan dari kemampuan kerja fisik seseorang yang biasanya dapat diperoleh dari proses latihan. Cara peningkatan ketrampilan antara lain rajin berlatih,tekun,bersungguh – sungguh dan disiplin, dsb.
  1. Unsur sikap mental
Adalah respon atau tingkah laku seseorang jika dihadapkan pada situasi tertentu. Cara peningkatan sikap mental antara lain siap melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan , tekun beribadah, ramah, suka menolong, disiplin, berani mengambil resiko, mampu menjadi pemimpin, mudah bergaul,dsb.
  1. Unsur kewaspadaan
Adalah paduan antara unsur pengetahuan dan unsur sikap mental dalam menghadapi sesuatu yang mungkin akan dialami, unsur ini lebih pada sikap hati – hati seseorang. Cara peningkatan kewaspadaan antara lain jangan mempunyai perasaan rendah diri, hilangkan perasaan ragu – ragu, bersemangat, bekerja dengan akal sehat, selalu berfikir positif, kreatif dan inovatif, dsb.

C.     Menerapkan perilaku tepat waktu

Penerapan komitmen tinggi dapat dilaksanakan melalui menerapkan perilaku tepat waktu. Seorang wirausaha yang berhasil harus dapat memanfaatkan dan memandang waktu sebagai berikut :
   Tepat waktu adalah organisasi
Artinya keseluruhan dari aktifitas kegiatan untuk mencapai suatu tujuan. Perilaku tepat waktu merupakan landasan pokok untuk membuat konsep dan gagasan.
   Tepat waktu adalah kekuasaan
Artinya waktu yang kita hadapi sekarang akan menentukan kejadian – kejadian pada masa yang akan datang. Menguasai waktu yang sekarang akan menentukan waktu yang akan datang.
   Tepat waktu adalah uang
Artinya waktu yang diberikan seseorang untuk dapat menghasilkan sesuatu yang dapat dinilai dengan uang.
   Tepat waktu adalah ukuran
Artinya menentukan berapa lama harus bekerja untuk menghasilkan sesuatu dan berapa lama waktu yang kita abaikan sehingga dapat menimbulkan kerugian.

Ada beberapa petunjuk untuk membagi dan menerapkan tepat waktu dilingkungan sekolah  

¯  Biasakanlah untuk membagi dan tepat waktu dalam kehadiran di sekolah
¯  Biasakanlah belajar dan bekerja dengan konsentrasi penuh
¯  Pemborosan waktu akan menghambat kemajuan belajar untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi
¯  Renungkan hal – hal yang menjadi tujuan hidup,rumuskan tujuan hidup dalam rencana – rencana yang matang
¯  Berlatih disiplin dalam setiap melaksanakan tugas
¯  Memanfaatkan waktu senggang dengan kegiatan yang bermanfaat
¯  Memanfaatkan budaya tepat waktu dalam berbagai kegiatan
¯  Jangan suka menunda – nunda pekerjaan
¯  Belajar dan bekerjalah sesuai dengan kemampuan
¯  Hindari kesalahan dalam melaksanakan tugas

D.    Menerapkan perilaku tepat janji

Perilaku tepat janji merupakan sifat yang perlu dimiliki oleh seorang wirausaha, karena sifat ini akan mendatangkan sebuah kepercayaan .Kepercayaan merupakan modal utama dalam berwirausaha.
Beberapa cara / petunjuk untuk menerapkan perilaku tepat janji di sekolah :
  1. Membiasakan menepati janji
  2. Jangan suka berbohong
  3. Memahami kelemahan – kelemahan diri sendiri sehingga mampu mengatasi
  4. Merenungkan segala keberhasilan maupun kegagalan dalam belajar,berkarya dan berprestasi sehingga mampu mengoreksi diri sendiri.
  5. Sadar akan pentingnya budaya tepat janji
  6. Meningkatkan kedisiplinan diri sendiri

E.      Menerapkan kepedulian terhadap mutu hasil kerja

Mutu / kualitas hasil kerja berkaitan erat dengan keputusan konsumen. Mutu hasil kerja harus menunjukan ukuran, tahan lamanya dan dapat dipercaya konsumen. Kualitas produk yang tinggi biasanya diikuti dengan harga yang relative tinggi pula, sehingga dapat meningkatkan keuntungan perusahaan. Setiap perusahaan harus selalu mengembangkan produksi. Dengan adanya kepedulian terhadap mutu hasil kerja, maka produk yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan  akan membawa perusahaan ke arah kemajuan dan sangat menguntungkan. Untuk bisa menjamin kualitas / mutu hasil kerja perlu adanya pengawasan dan pengujian . Pengawasan dapat dilakukan dengan membandingkan kualitas dengan standart produk melalui pengetesan di laboratorium perusahaan. Kepedulian terhadap mutu hasil kerja harus tertanam pada semua warga perusahaan, sehingga setiap perilaku selalu didasari oleh profesionalisme. Kepedulian terhadap mutu hasil kerja memiliki elemen – elemen sebagai berikut :
a)      Informasi mutu / kualitas harus digunakan untuk perbaikan , bukan untuk mengawasi orang
b)      Imbal jasa harus sepadan dengan nilai pekerjaan
c)      Warga perusahaan harus memiliki perusahaan
d)     Kewenangan perusahaan harus sebatas tanggung jawab
e)      Kolaborasi, sinergi bukan kompetisi harus berbasis kerja sama
f)       Warga perusahaan harus merasa aman dan senang terhadap pekerjaannya
g)      Rasa keadilan harus ditanamkan

Menerapkan kepedulian terhadap mutu dalam bentuk hasil kerja dan penampilannya dapat difokuskan kepada produk dan orangnya. Jika difokuskan kepada orangnya, sedapat mungkin seorang wirausaha didalam penampilannya harus dapat memberikan contoh /suri tauladan untuk masyarakat. Didalam penampilannya , seorang wirausaha diharapkan
×  Bermoral atau berakhlak baik dan jujur
×  Melaksanakan sopan santun
×  Memberi contoh / suri tauladan yang baik
×  Tolong menolong dengan sesama anggota masyarakat
×  Tenggang rasa dengan sesama anggota masyarakat
×  Melaksanakan norma – norma anggota masyarakat
×  Hormat – menghormati sesame anggota masyarakat
×  Berbusana yang sopan
×  Berbicara yang baik

Penampilan seorang wirausaha yang dapat menciptakan suatu bisnis yang menyenangkan adalah :
~          Ramah tamah dan sopan santun
~          Mempunyai sikap perhatian dan bersahabat
~          Cekatan, periang dan mudah bergaul

Jika difokuskan pada mutu produk,seorang wirausaha harus dapat menampilkan hasilnya sesuai dengan keinginan konsumen. Desain produk merupakan penampilan yang tampak dalam bentuk garis ( line ) , bentuk  ( form ) dan warna. Ketiga unsur penampilan produk tertentu perlu dibuat sedemikian rupa sehingga diperoleh keindahan, kesesuaian, serta keserasian pada penampilan produk diharapkan dan dihadapkan pada tiga pilihan, yaitu :
  1. Produk dan pelayanannya dapat ditempatkan pada salah satu pasaran
  2. Produk dan pelayanannya dapat ditampilkan lebih banyak jenisnya untuk merebut banyak pasaran
  3. Produk dan pelayanannya dapat ditempatkan ditengah –tengah pasaran

Tujuan perusahaan menampilkan produk yang baik :
*      Menciptakan produk yang sesuai dengan selera konsumen
*      Menciptakan hasil produksi yang berfaedah dan disenangi konsumen
*      Menciptakan produk yang mudah pemeliharaannya

F.      Menerapkan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri.

Seiring dengan pesatnya perkembangan informasi, saat ini banyak siswa yang menghadapi berbagai masalah, baik yang ditimbulkan oleh pengaruh pergaulan, bacaan – bacaan, TV dan internet.
Oleh karena itu kita semua perlu waspada dan hati – hati. Latar belakang keluarga, pemahaman terhadap agama,serta lingkungan pergaulan sangat menentukan dalam menghadapi masalah kehidupan. Apalagi bagi wirausaha yang dalam perjalanannya akan mengalami kegagalan atau keberhasilan. Apabila berhasil, bagaimana cara memanfaatkan keberhasilan tersebut. Dan apabila mengalami kegagalan, bagaimana cara menghadapinya. Disinilah peranan penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri diperlukan. Untuk dapat mengendalikan diri diperlukan suatu :
a)      Ketabahan
Adalah tetap dan kuat hati dalam menghadapi cobaan dan kesulitan hidup. Semua kesulitan dan gangguan itu kita kembalikan kepada kekuasaan Tuhan, karena semuanya dianggap berasal dari Tuhan. Dalam perjalanan hidup, kita banyak cobaan, gangguan dan rintangan, baik dari dalam diri kita, dari orang lain maupun dari gangguan alam. Untuk mengatasi berbagai macam cobaan, kita harus melatih ketabahan antara lain dengan memelihara pendirian bahwa kita harus sukses, harus maju untuk mencapai tujuan
b)      Keuletan
Artinya tangguh, kuat dan tidak mudah berputus asa. Keuletan merupakan sinar terang keberhasilan dalam menjalankan kehidupan didalam usaha diri, keluarga dan masyarakat. Banyak orang yang cepat putus asa, menyerah kalah dalam menghadapi tanda – tanda kegagalan.Mereka yang tidak putus asa adalah orang – orang ulet, tabah, tekun dan berkepribadian tinggi. Ketekunan dan keuletan adalah sumber keberhasilan dalam berwirausaha.
c)      Disiplin
Mempunyai arti latihan dan ketaatan pada aturan. Dengan melaksanakan disiplin , berarti semua pihak dapat menjamin kelangsungan dan kelancaran dalam belajar, bekerja dan berusaha.

G.     Pentingnya komitmen tinggi bagi wirausaha

Pentingnya komitmen tinggi bagi seorang wirausaha adalah setiap saat pikirannya tidak lepas dari perusahaan dan selalu berusaha untuk memajukannya. Seorang wirausaha yang memiliki komitmen tinggi didalam usahanya diharapkan :
×  Pantang menyerah terhadap keadaan dan situasi apapun
×  Memiliki semangat dan tahan uji terhadap setiap tantangan
×  Memiliki kesabaran dan ketabahan didalam berusaha
×  Selalu bekerja, berjuang dan rela berkorban

Seorang wirausaha harus mempunyai kekuatan pribadi sebagai modal utama untuk belajar, bekerja dan berusaha sehingga memiliki kemerdekaan batin yaitu keselarasan antara keinginan dan pandangan. Seorang wirausaha setidak – tidaknya harus memiliki 7 kekuatan yang dapat membangun kepribadian yaitu :
1.      Keyakinan yang kuat untuk maju
2.      Kemauan keras untuk maju
3.      Pemikiran yang konstruktif dan kreatif
4.      Keuletan dan ketekunan
5.      Kesabaran dan ketabahan
6.      Ketahanan fisik dan mental
7.      Kejujuran dan tanggung jawab

Adapun komitmen tinggi yang harus dimiliki wirausaha diantaranya :
a)      Mengerti akan tujuan berwirausaha
b)      Memiliki motivasi yang tinggi
c)      Berkemauan keras untuk menyelesaikan tugas
d)     Bekerja dan berusaha dengan teliti dan cermat
e)      Tidak suka menunda tugas dan pekerjaannya
f)       Percaya pada diri sendiri dalam menghadapi tugas
g)      Rajin, tekun , ulet dan tabah
h)     Mampu mendayagunakan waktu

Pentingnya komitmen tinggi bagi wirausaha adalah :
Y  Bisa mendapatkan hasil maksimal dengan sumber daya minimal
Y  Dapat menggunakan sumber daya secara efesien
Y  Menerapkan dan meningkatkan serta memajukan perusahaan
Y  Meningkatkan kesuksesan dalam berwirausaha
Y  Meningkatkan rasa kepercayaan
Y  Meningkatan etos semangat kerja bagi pribadi wirausaha dan karyawannya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar